Bab 28. Tertuduh

1566 Kata

*** Ziya menggelengkan kepalanya. Menocoba menjelaskan segalanya. Mulutnya baru saja akan terbuka saat dokter Riana kembali bersuara. “Mungkin Ziya melakukan sesuatu pada Rara, Yas!” ujarnya. Mulut Ziya terkatup. Ia menatap sebal pada dokter Riana yang sengaja menuduhnya. Ziya jadi curiga, dokter Riana sengaja ingin menyudutkannya. “Aku tahu. Gadis konyol ini memang keterlaluan!” bentak Dias. Kini, mulut Ziya ternganga. Ziya ingin menjelaskan segala duduk perkaranya, tapi Dias lebih memilih memeluk Rara dan menenangkannya. Ziya mengekor di belakang Dias ketika Dias membawa Rara kembali ke kamar rawatnya. Diam-diam Ziya menggerutu karena Dias lagi-lagi memperlakukannya dengan cara yang tidak adil. Selalu saja menyalahkannya, padahal dia sempat bersimpati dan peduli pada Rara. Sungguh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN