Anna meneguk minumannya hingga habis, dan gelas pun menjadi kosong. Namun saat ini dia mengernyit saat merasa kepalanya terasa berputar. “Kenapa pusing sekali? Kau bilang aku tidak akan mabuk,” katanya pada bartender yang seketika terkekeh. “Mungkin karena kau lemah, jadi tetap mabuk.” “Pembohong!” Anna menurunkan kakinya dari kursi bar, dia berniat pulang. Namun karena keseimbangan tubuhnya yang kurang, Anna hampir terjatuh. “Oh terimakasih,” ucapnya pada seorang pria yang menahannya. “Kau baik- baik saja? Mau aku bantu?” Anna menggeleng. “Tidak terimakasih, aku mau pulang.” Anna hendak pergi namun tangannya kembali di tahan. “Kenapa buru- buru? Kamu tidak mau menari dulu?” tawar pria yang lainnya. Anna tersenyum, ada empat pria yang menghampirinya. “Oh, menari ...” Anna mengerut

