Anna menggeliat dalam tidurnya, bibirnya meringis dengan tangan yang memegang kepalanya yang terasa berat, “Sialan, sakit banget,” ucapnya dengan kesal. Matanya terbuka dan mengerjap pelan. Namun saat menyadari dimana dia berada Anna menghela nafasnya lega. Dia di kamarnya. Anna membalik tubuhnya ke samping dengan memejamkan matanya, sebab rasa sakit di kepalanya yang belum reda. Dia berencana untuk kembali tidur. namun saat ini tangannya justru menyentuh sesuatu yang asing. Tangan Anna bergerak untuk meraba benda di sebelahnya, namun saat merasakan sebuah permukaan yang keras Anna segera mengerjapkan matanya untuk kembali terbuka. Mata Anna melotot tajam saat menemukan seorang pria di sebelahnya. Dan tangan Anna kini mendarat di d**a pria itu. Adam, pria yang terlelap dengan tenang

