“Kami gak sediakan tenda lain. Tapi kalau Pak Adam gak keberatan Bapak bisa satu tenda dengan saya,” tawar Andi saat mereka tiba di tempat kemah dimana mereka akan menginap malam ini. “Karena Pak Adam juga mendadak bergabung. Jadi maaf.” Adam mengernyit melihat Anna yang sedang membuat tenda dan nampak kesusahan. Sejak tadi Adam bahkan tak terlalu memperhatikan ketua komunitas di depannya bicara dan hanya melihat ke arah Anna. “Tidak apa. Aku bisa dengan istriku.” Andi tersenyum. “Itu lebih bagus. Jadi saya gak perlu khawatir. Nanti malam ada acara api unggun. Bapak bisa bergabung.” “Hm.” Adam hanya bergumam lalu Andi pun segera pergi. Adam melangkah mendekat pada Anna yang masih membuat tenda. Terlihat dia melakukannya susah payah, hingga Adam berjongkok di sebelah Anna untuk mengamb

