Adam melangkah terburu-buru memasuki rumah. Mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru rumah. Setelah mendengar perkataan Reihan tentang Anna, Adam segera pulang untuk menanyakan langsung pada Anna. Namun saat tiba Adam justru tak menemukan Anna “Dimana Istriku?” Lidah Adam terasa kelu. Bahkan hatinya terasa sangat sakit saat tahu kenyataannya. Kenyataan jika Anna tengah sakit. Menderita penyakit mematikan. Adam ingin tak percaya. Namun setelah mempekerjakan Reihan bertahun-tahun Adam tahu Reihan tak pernah bercanda jika soal perintahnya. Seorang pelayan menghampiri Adam terpogoh- pogoh, dan menundukkan wajahnya. “Ibu ke luar kota, Pak.” “Keluar kota?” Dahi Adam tertekuk dalam. Pelayan itu kembali megangguk. “Ibu pergi pake motor, Pak.” katanya lagi “Pakai motor?” Adam ingat An

