Sah

1209 Kata

Tak terasa hari berlalu begitu cepat. Juna yang belum juga sadar dari koma sepertinya harus benar-benar merelakan Dita menikahi Jeno. Tepat hari ini, Dita yang cantik begitu bahagia mengenakan kebaya putih yang elegan.  "Kamu jangan tegang, Dita. Ini adalah hari pernikahan kamu. Mama dan papa sangat bahagia akhirnya kamu menikah, Nak," ucap Ibu Diana yang mendukung Dita sepenuh hatinya.  "Terimakasih mama selalu mendukung Dita, Ma. Dita bahagia bahwa Dita dipertemukan dengan orang-orang baik seperti mama dan juga papa," sahut Dita yang mengecup punggung tangan Ibu Diana.  "Mama dan papa juga bahagia karena Tuhan mengirim kamu untuk jadi bagian keluarga Artama."  Dita yang berada di sebuah kamar bersama Ibu Diana, mereka tidak keluar sampai ijab kabul selesai dilakukan mempelai laki-lak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN