Jeno sudah gagah dan tampan setelah dari salon. Percaya dirinya kembali tinggi untuk bertemu dengan Anya. Merasa lucu, Dita benar-benar gadis pencemburu. Mobil melaju dengan cepat, untunglah siang itu jalanan tidak macet parah. Dia bisa lebih cepat sampai di tempat dia janjian dengan Anya. Jeno memarkir mobilnya, dia turun dan berjalan masuk ke restoran yang sudah disepakati bersama untuk bertemu. Mata Jeno memindai seluruh tempat itu, dia mencari sosok Anya. Dia lihat Anya sudah datang, gadis itu duduk di meja dekat jendela. Anya melambaikan tangan melihat Jeno. Jeno mendekat, dia duduk di depan Anya. Gadis itu menyunggingkan senyum ramah dihadapan Jeno teman kuliahnya sewaktu di Amerika. Tidak disangka, Anya akan bertemu lagi dengan Jeno. "Thanks banget kamu mau datang memenuhi u

