Jeno Iseng

1278 Kata

Jeno dan Dita sudah sampai di depan restoran. Dita diam saja, dia seperti ingin kabur saat itu juga. Bagaimana mungkin dia kembali masuk dan makan di tempat mahal itu. Bahkan tabungannya terkuras hanya dalam sekali makan saja.  Terlebih bagaimana jika pelayan mengenalinya. Ah, tidak! Dita sangat bingung untuk mencari alasan yang tepat agar tidak masuk dan makan di restoran itu.  "Buka seat belt-nya Dita! Ayo kita turun dan makan! Sebenarnya aku sudah makan dengan Anya, tapi melihatmu di jalan sekitar sini dan kamu belum makan. Aku ingin mentraktir kamu makan," kata Jeno yang tertawa senang dalam hatinya.  Bagaimana Jeno tidak senang. Ekspresi Dita sangat menggemaskan baginya. Gadis itu seperti seseorang yang sangat ingin melarikan diri tetapi tidak tahu cara kaburnya.  Melihat Jeno yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN