Setelah salah kamar semalam. Jeno menjadi malu bertemu dengan Dita. Dia hanya ingin tinggal di dalam kamar dan tidak ingin keluar. Dia tidak mau turun untuk sarapan bersama. Sampai akhirnya Mbok Anik datang untuk memanggilnya turun ke ruang makan. Mbok Anik mengetuk pintu kamar Jeno. Dia meminta Jeno keluar atas perintah Pak Artama. Mbok Anik sangat sopan mengetuk dan memanggil Jeno. "Den Juna! Bapak minta aden turun dari untuk sarapan. Den Juna, Aden sudah bangun, kan?" Mbok Anik terus membangunkan Jeno karena mengira Jeno belum bangun dari tidurnya. Nyatanya pria itu sudah bangun sejak pagi dari kamar Dita. Jeno yang mendengar suara Mbok Anik memanggilnya, dia menyahut dari dalam tetapi tidak membuka pintunya. "Saya sudah bangun mbok. Mbok, tolong bawakan sarapannya ke kamar saja

