Tidak terasa, ini adalah hari terakhir Jeno dan Dita berbulan madu. Setelah makan siang bersama, Jeno dan Dita bersantai bersama di atas sofa sembari menikmati camilan ringan. Dita duduk menyandarkan punggungnya di penyangga sofa, sementara Jeno tiduran. Kepalanya tepat berada di atas pangkuan Dita. Mereka mengobrol satu sama lain. "Dita, kamu cinta sama aku?" tanya Jeno yang membuat Dita mengerutkan dahi, tidak mengerti kenapa suaminya bertanya seperti itu. Dia pun mengusap rambut Jeno perlahan. "Tanpa aku menjawab, kamu sudah tau jawabannya mas. Kita sudah menikah, aku sudah menyerahkan segalanya kepadamu. Itu artinya, aku percaya padamu dan aku sangat mencintai kamu, Mas," jawab Dita tanpa ragu sedikit pun. "Jika ada sesuatu yang membuatmu sangat kecewa terhadapku. Apa kamu akan m

