Setelah kejahilan Dita, Jeno benar-benar tidak dapat berkutik lagi. Jeno hanya pasrah apapun yang dilakukan Dita padanya. *** Hari berganti, setelah melewati malam demi malam yang indah dan melakukan banyak hal yang romantis, Jeno dan Dita akhirnya kembali ke Indonesia. Dita dan Jeno sudah sampai di bandara setelah perjalanan panjang keduanya. Ibu Diana yang menjemput mereka di bandara. "Itu mama," kata Jeno menunjuk kepada Ibu Diana. Dita melambaikan tangannya kepada ibu mertuanya. Ibu Diana melihatnya dan segera menghampiri keduanya. Sangat rindu, Ibu Diana memeluk Dita dan kemudian memeluk Jeno. "Mama sangat merindukan kalian berdua, rumah sangat sepi ketika kalian tidak ada di rumah. Hanya mama dan papa, dan kami kesepian tanpa kalian," ujar Ibu Diana. "Duh... kasihan sekal

