60

1604 Kata

Pikiran Gibran kacau balau. Berulang kali Dheo harus menyenggol lengannya saat ada karyawan yang mengajaknya bicara namun Gibran tidak mendengar. Sepanjang makan malam itu, dirinya hanya terus memasang senyum palsu, tertawa canggung dan kemudian diam sambil menikmati makanan yang memang sudah enak namun tidak menarik minatnya. Di kepalanya banyak sekali pertanyaan tentang bagaimana caranya Atala sampai memiliki pemikiran gila semacam itu? Dan lagi pria itu berniat berbicara dengan Pelita? Tentang hal gila yang tadi Gibran dengar? Sudah jelas Pelita akan marah dan menuduh Gibran yang meracuni otak Atala mengingat bagaimana awal mula Gibran datang di dalam kehidupan mereka. Padahal hubungannya dengan Pelita sudah cukup baik belakangan ini karena Gibran yang memilih untuk menjadi teman mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN