
Manusia pasti berubah? Rael adalah seorang anak lelaki yang baik dan ramah sejak masih kecil. Namun saat ini ia adalah salah satu STALKER dari keanggotaan sebuah Organisasi Mafia Terkeji. Rael terkenal sebagai salah satu yang paling ditakuti karena hasrat membunuhnya yang hampir tak dapat dibendung. Diketahui riwayat masa kecilnya bahwa ia dibesarkan dikeluarga yang berkecukupan dan hampir selalu mendapatkan apa yang ia inginkan, kecuali ikatan yang tulus. Sejak ia di bangku Sekolah Menengah, kehidupannya perlahan mulai meredup karena tidak memiliki teman serta ayah ibunya yang bercerai.
Sejak saat itu kehidupannya perlahan mulai terasa sepi, memiliki beberapa teman namun hanya akan muncul jika sedang butuh saja. Tapi jika saat Rael sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi, ia pun diabaikan dan seolah-olah tak dianggap. Bertahun-tahun menanggung hal seperti itu hingga ia sendiri pun menjadi dingin dan perasaannya menjadi tumpul kepada sesama Manusia. Ia tak lagi percaya jika ada orang yang ingin berteman tanpa syarat, semua itu omong kosong. Pandangan Rael terhadap kehidupan pun berubah, ia merasa dunia ini hanya diisi oleh orang-orang busuk.
Namun disuatu ketika saat dirinya mencoba terjun kedunia malam yang kelam, tak disangka disana ia mendapati beberapa orang yang menganggapnya sebagai teman. Awalnya ia juga tidak percaya jika b******n seperti mereka itu ingin berteman dengannya.
Kehidupan Rael mulai berubah menjadi lebih asik dan menyenangkan setelah mendapat teman-teman baru. Rael sangat peduli dan sayang pada mereka meskipun mereka teman di dunia malam, tapi Rael bisa merasakan ketulusan dan kebaikan mereka dengannya. Roger, Ryan, Ryo dan Rael. R4, itulah sebutan mereka. Sampai suatu ketika mereka terjebak dalam Jaringan Mafia terbesar di Negeri itu, dan mereka tidak bisa PULANG.
Lalu apa yang membuat Rael menjadi seorang Stalker pembunuh? Mengapa anak yang begitu ramah dan baik itu bisa menjadi orang yang sangat Keji? Kematian dan penderitaan teman-temannya adalah kunci dari Jawaban itu. Ia memilih untuk kembali membuang hati nuraninya “Agar dendam teman-temannya bisa terbalaskan”.
Sayangnya saat ia mulai masuk dalam Dunia yang penuh kegelapan itu, ia sudah menjadi mayat hidup. Ia hanya seonggok raga yang tak memiliki jiwa, setiap harinya hanya menjadi mesin pembunuh atas perintah dari orang yang mempekerjakannya, yaitu Bos Mafia Black Leaves. Organisasi Mafia Keji yang terkuat bersembunyi dibalik nama sebuah Yayasan White Lotus.
Dominasi dibalik layar kekejaman mereka terhadap siapapun yang menantang mereka akan mereka lenyapkan dari dunia ini. Rael sebagai salah satu “Eksekutor” sudah cukup banyak merenggut nyawa orang-orang tak berdosa. Dan saat ini hanya Rael dan Ryo saja yang masih hidup dan menjadi Stalker pembunuh setelah mereka kehilangan Roger dan Ryan yang mati mengenaskan hingga tubuh teman mereka itu dijadikan santapan hewan liar
Namun ternyata perlahan ia menyadari bahwa dirinya masih memiliki hati nurani dan belas kasih. Selama 4tahun ia membunuh orang tanpa sebab tanpa ampun, selama itu pula ia terus memaksa diri untuk menutup hatinya. Sampai akhirnya ia sudah tidak sanggup lagi dan Rael pun mulai berani mengakui bahwa dirinya “ingin keluar dari Neraka yang kejam ini”.
Dengan bantuan dari salah seorang petinggi Black Leaves, Rael pun akhirnya bisa keluar dari Neraka tersebut meskipun ia harus mempertaruhkan segalanya saat itu. Kematiannya di palsukan agar ia tidak dilacak oleh para Mafia itu. Hingga akhirnya untuk pertama kalinya Rael kembali menghirup udara kebebasan dan memulai untuk menjalani hidup normal seperti orang kebanyakan, meskipun awalnya sangat sulit dan semua tidak berjalan dengan mudah.
Singkat cerita, Rael kembali berhasil mendapatkan beberapa teman-teman yang ia percayai juga yang mempercayainya. Kehidupan dan hari-harinya pun perlahan menjadi sangat berwarna dan bermakna karena kehadiran teman barunya, meskipun ia masih terus merahasiakan masa lalunya yang sangat tidak beradab. Ia takut teman-temannya saat ini akan menjauhinya jika mereka mengetahui jati diri Rael yang sebenarnya.
Tetapi, tanpa disadari keberadaan Rael tercium oleh mantan Organisasinya dan nyawa teman-temannya pun terancam. Sampai akhirnya teman-teman Rael mengetahui jati dirinya yang asli, namun mereka memutuskan untuk tetap bersama dengan Rael. Karena bagi mereka, Rael adalah Rael yang baik yang mereka kenal saat ini. Tak peduli sesadis apapun masa lalu Rael, mereka tetap akan selalu bersama-sama Rael.
Tetapi, semua itu tentu saja harus dibayar dengan harga yang sangat mahal. Kejadian yang lalu terulang kembali dimana teman-teman Rael pun terkena dampak dari keberadaannya. Mulai dari teror hingga penyiksaan yang dilakukan Black Leaves kepada Rael dan teman-temannya. Sampai orang-orang disekitar mereka pun terbunuh, Rael pun tidak lagi berpikir apa-apa. Didalam hatinya saat ini adalah “Mereka telah merenggut kehidupanku dan mereka harus membayar kematian dan penderitaan teman-temanku”.

