Ke - 15 (Liburan)

1889 Kata

“Sakit?!” Geo yang baru akan menyesap kopinya hanya bisa mengangguk. “Mas tahu dari siapa? Sakit apa? Gitu, tuh kalau susah dibilanginnya! Udah gak pulang 5 hari, sekarang sakit lagi!” “Dia udah gede, Na. biarin.” “Kok dibiarin, sih? Rian tuh badannya doang yang gede. Dia gak bisa jaga diri. Sakit aja harus ada yang ngurusin. Emangnya Mas kira kalau sakit gak susah? Mau ke kamar mandi aja kadang Rian harus manggil dulu.” Geo menghela napas panjang. Ia hanya bisa kembali mengangguk. Apalagi jika sudah mendengar suara sang istri yang begitu menggelegar. Geo sebenarnya sudah tahu apa yang akan terjadi jika Riana mengetahui kondisi Rian saat ini. Namun rasanya percuma juga jika Gean mengatakan hal tersebut pada Riana. Karena ujungnya pasti seperti ini. Wanita yang sangat Geo sayangi i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN