Sweet Wine 24

1014 Kata

Setelah malam yang mengejutkan itu, besoknya Calvin langsung bertolak ke Jakarta. Henna tentu saja kecewa, tapi mau bagaimana lagi? Kerjaan yang menumpuk tidak bisa Calvin tinggalkan berlama-lama. Henna sendiri juga masih harus sibuk dengan pekerjaannya dan tidak mungkin meninggalkan Calvin berkeliaran di Singapore sendirian, bisa digondol perempuan lain nanti. "Buset! Cerah amat neng!" seru Raisa begitu melihat Henna saat jam makan siang. Henna mengenakan pakaian dengan sedikit warna berani, merah putih, warna bendera Indonesia. Henna memberikan senyum manis saja kepada Raisa, keduanya memilih untuk makan siang di restoran hotel saja. "Tapi ngomong-ngomong Aa Calvin kemana?" tanya Raisa kemudian yang sedikit menggoda Henna dengan tatapan jenaka. Pipi Henna tiba-tiba bersemu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN