#ISTRI_CERDAS #27 "Mey ...." Adipati nampak merasa bersalah, sorot matanya mengatakan hal itu meskipun ia tak berusaha mengatakannya. "Duduk Pak," perintahku. Adipati kemudian duduk dan mulai menjelaskan semuanya padaku. "Maaf, Mey, aku tidak sengaja melupakan. Aku tahu, aku salah ...." Aku tersenyum ketika mendengar penjelasan darinya. Jelas sudah, ia memang telah nyaman dengan Gladis, menungguku bukan lagi tentang cinta. Melainkan, ia hanya penasaran dengan kisah cinta yang belum usai. Aku bukan lagi seseorang yang ia inginkan, hanya sekedar obsesi. "Ga apa-apa Pak, Alhamdulillah saya bisa pulang sendiri," ucapku. "Kamu jangan mikir macem-macem ya Mey, tolong. Aku sama Gladis hanya sekedar teman, kamu jangan salah paham ya," ungkap Adipati. Ia terus berusaha meyakinkan aku at

