Keras Kepala

1004 Kata

"Kamu yakin Mey?" tanya ibu ketika melihat aku mengemasi pakaian. Aku mengangguk, "Insyaallah Bu," jawabku mantap. Setelah membicarakan semua dengan Laura, aku memutuskan untuk pindah ke sebuah desa terpencil di kota Banyumas, Jawa tengah. Kota asal ayahku, yang memang sudah beberapa tahun tidak aku kunjungi. Aku tahu, semua akan terasa sulit. Apalagi, aku yang sudah terbiasa hidup di kota besar. Namun, aku merasa ini pilihan terbaik untuk saat ini. Aku ingin hidup tenang, tanpa gangguan dari Mas Irwan ataupun Adipati. Apalagi dari wanita-wanita yang sudah merasa memiliki mereka masing-masing. Keputusan itu semakin mantan saat aku membicarakannya dengan Laura, putri kecilku itu seolah memahami. Kami sepakat untuk pergi, meski aku tetap akan mengizinkan Mas Irwan menghubungi Laura. Mi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN