-*-*-*- “Sebulan lagi dong?” ucap Gianna dengan mulut yang sedang meminum milkshake buah mangga dari bibir sedotan. “Ya kurang lebih sih segitu kalo mau dihitung,” Tiana yang duduk di depannya sedang menyesap teh hangat yang sudah berkurang seperempat. Sudah lama mereka tidak bertemu dan hari ini mereka menyempatkan diri untuk bisa mengobrol karena jam mereka sama-sama kosong. “Btw, tumben lo minum anget, hari ini juga cuacanya ngga dingin. Kenapa?” tanya Gianna sedikit heran. Ia ingat kalau adik dari kekasihnya ini tidak pernah meminum sesuatu yang panas kalau cuaca tidak benar-benar dingin, ia mengetahui hal ini karena Tiana sendiri yang mengatakannya. “Kemarin Kenan bilang ngga kalo gue praktek?” -Tiana balik bertanya dan dibalas anggukan oleh Gianna.- “Gue prakteknya outdoor, gue

