28. Hari pertunangan

1524 Kata

Hari pertunangan telah tiba, hari yang seharusnya membahagiakan untuk kedua insan yang saling jatuh cinta. Tapi tidak untuk Syana, baginya hari pertunangan ini adalah hari yang tidak membahagiakan sama sekali. Syana masih nyaman tidur di kamar hotel tempat pertunangannya di gelar, ia tidak berniat bangun, karena kelelahan setelah menempuh perjalanan dari New York yang memakan waktu sekitar tujuh jam empat puluh menit. Suara dari luar itu membuat tidurnya terusik dengan terpaksa ia harus membuka matan dengan malas. Bunda Dinda sudah berpenampilan rapi dan juga membawa gaun pertunangan yang akan Syana kenakan, hal itu justru membuat syana semakin malas beranjak dari ranjang. Hingga suara bariton ayahnya terdengar membuat syana kalang kabut, dan segera beranjak dari ranjang berlari menuju ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN