“Gue tahu bang, gue sudah nyuruh orang kepercayaan dan juga anak buah gue buat jagain om Danu dan tante Dinda. Gue juga sedang mengawasi pergerakan dari Aras melalui alat pelacak yang gue pasangin kamera mini,” dengan santainya bara menjelaskan apa yang ia lakukan sebelum benar-benar membawa Syana pergi, semua hal sudah ia perhitungkan. Aldi yang mendengar itu sedikit lega, tetapi kini seluruh tubuhnya menegang saat melihat sosok yang berdiri di belakang Bara, siapa lagi jika bukan Syana. “Syana,” ucap Aldi dengan nada yang datar. Bara yang mendengar terkejut dan langsung membalikkan tubuhnya menghadap belakang, seketika manik mata Syana dan Bara siling bertubrukan dan membuat kedua insan itu terdiam sejenak. Hingga Aldi berdehem untuk memecah keheningan yang tercipta, Aldi tidak tah

