Bab 53

1062 Kata

Ketika ia sampai, sudah banyak orang berkerumun di sana. Bahkan hampir semua penghuni kediaman berkumpul di satu area. "Itu benar-benar rubuh." kata Daniar hampir tidak percaya dengan fakta yang ia lihat. Dinda hanya memperhatikan dari jauh dan tidak mendekat sedikitpun. Debu-debu beterbangan hingga membuatnya batuk-batuk. "Kenapa kamu ada di sini. Kembali ke paviliun mu sayang. Lihat kamu jadi batuk." Tuan Arjun Saputra yang tau Dinda pasti penasaran dan datang ke TKP tentu merasa cemas. Karena belum mengetahui tentang apa yang sebenarnya telah terjadi dengan bangunan itu. Dinda menarik lengan tuan Arjun dan berbisik padanya "Itu bukan sekedar rubuh. Lihat saja material yang hancur berkeping-keping itu." Tuan Arjun hanya diam sembari mencerna kalimat yang di katakan Dinda. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN