"Pak... Pak Satya..." ucap Amanda gugup karena melihat posisi mereka yang memang sedikit canggung. Amanda lalu dengan segera menegakkan tubuhnya dan memutar badan memunggungi Satya yang kini bertelanjang d**a. " Maaf pak, saya sejak tadi nyari chargernya tapi nggak ketemu. Kalau gitu, lain kali saja saya---" Ucapan Amanda terpotong ketika Satya langsung meraih pinggangnya dan memeluknya erat. " Ppak... Pak Satya ngapain?" tanya Amanda terkejut dengan sikap atasannya saat ini. " Kenapa Amanda?" tanya Satya menatap tajam ke dalam manik mata Amanda. " Apanya pak? Pak Satya tolong lepasin saya. Saya---" Betapa terkejutnya Amanda karena kini mulutnya dibungkam oleh Satya secara tiba- tiba. Satya menciumi bibir Amanda dengan kasar. Entah mengapa ia tidak bisa lagi menahan diri ketika Aman

