"Gue salah apa lagi?" gumam Erlan lalu mengejar gadisnya. Saat langkahnya telah sejajar, ia pun meraih dan menggenggam tangan gadisnya. "Pelan-pelan jalannya, nanti lo jatuh." Arin pun memperlambat langkahnya. Demi kerang ajaib ulululululu, dia masih kesal. Namun, kalau dipikir-pikir dia juga yah yang b**o, harusnya kan ia tau mana mungkin Erlan benaran mengajaknya keliling Indonesia. "Maaf," kata Erlan sungguh-sungguh. Arin mendengus. "Hari ini lo udah tiga kali bilang maaf, sekali lagi lo bilang maaf ntar lo dapat payung cantik." "Gak perlu payung cantik, karena gue udah dapet gadis cantiknya di samping gue." "Wow, gue tersanjung." Arin berusaha menahan senyumnya. Ia bisa merasakan pipinya menghangat. "Jadi kita mau ke mana?" tanya Arin berusaha mengalihkan topik. Ucapan Erlan terka

