Selesai

595 Kata

Namun gadis itu telah menutup rapat matanya, beberapa dokter dan suster berlarian memasuki ruangan Amara. Dan semua yang berada di dalam ruangan di persilahkan untuk keluar terlebih dulu, mama Amara terus saja menangis dalam pelukan suaminya. Orang tua mana yang tidak kacau, hancur, sedih saat anak mereka sedang dalam keadaan yang mengkhawatirkan. Gilang menekan-nekan kepalanyanyang mungkin terasa pening, Nasya yang melihat itu langsung mendorong kursi roda Gilang tanpa bertanya terlebih dulu. "Ini semua bukan salah gue kan?" Gilang menatap Nasya yang baru saja terududuk di kursi sebelah ranjang Gilang. "Ini bukan salah lo." Nasya tersenyum lalu menggenggam sebelah lengan Gilang, mencoba menenangkannya. ______________________________ Bau tanah basah menyeruak masuk ke dalam penghirup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN