Nasya memutus sambungan telponnya dan segera memakai sepatunya. Tak lama setelah ia turun dari kamarnya, mobil yang di kemudikan Reza datang, dan Nasya segera menghampirinya. "Masuk Sya." Kata Reza sambil membuka jendela mobil. Nasya segera masuk dan duduk disebelah kemudi, kemudian memakai seetbealt nya. "Kita ke rumah Gina dulu berarti ya." Kata Reza. "Gak usah ka, dia udah berangjat sama Amara." Ucap Nasya dengan nada agak kesal karena tingkah Amara tadi. "Loh?" Kata Reza sedikit terkejut. "Yaudah sekarang mau cari kemana?" Lanjut Reza. "Ke rumah Kak Gilang dulu aja." Jawab Nasya. Reza melajukan mobilnya menuju rumah Gilang. Saat sampai disana rumah Gilang seperti rumah tak berpenghuni, halaman rumahnya penuh dengan sampah daun kering. "Ka, kok rumahnya kaya kosong udah berha

