* Kesedihan terjadi lagi di kelas 12 Khusus Serix. Ini yang ketiga kali. Tetapi mereka semua harus tetap melanjutkan hidup. Keheningan terjadi. Semua murid terlihat melamun, sebagian yang lain menatap meja Celin yang dipenuhi bunga bakung dan juga kertas-kertas berisi ucapan perpisahan. Dion terbangun dari lamunannya, mengambil alih semua perhatian orang kepadanya. “Tiga teman kita sudah pergi lebih dulu. Kuharap Celin adalah yang terakhir. Mari berdoa bersama-sama untuknya.” Semua menunduk. Dalam keheningan itu terdengar suara isakan Bella. Air matanya bercucuran lagi, seburuknya dia dalam berteman, sepertinya dia tidak bisa membohongi dirinya sendiri kalau di merasa kehilangan. “Selesai.” Semua mendongak kembali. “Pengumuman berikutnya, bu Zandra akan mulai mengawasi kelas

