Semalam adalah saat-saat tidur paling berkualitas sepanjang masa kehamilanku. Aku tidak lagi bermimpi buruk, terjaga di tengah malam, bangun pagi harinya dengan kepala pusing, ataupun mengalami segala bentuk ketidak-nyamanan lainnya. Tubuhku terasa begitu sehat pagi ini. Meskipun sedang berada di dalam kamar dengan pemanas ruangan dan salju yang terus turun di luar, aku merasa seakan bisa menghirup udara segar musim semi. Sejak tadi, saat pertama kali membuka mata aku tidak merasa bosan sekali pun memandangi wajah terlelap Mike. Wajah pulasnya dengan struktur tulang yang seakan dipahat, nafasnya yang teratur, alis lebat favoritku, hidung mancungnya, juga bibir yang membuatku ingin mengecupnya lama-lama. Baru kali ini aku memikirkan apa yang dikatakan orang-orang tentang bayi kami kelak.

