“Archie, turun dari pangkuan uncle Mike!” perintah Alfred pada anaknya. “Itu tidak sopan.” Saat ini kami sedang makan malam bersama di ruang makan. Setelah tadi siang berlari kesana kemari, Arthur seolah-olah tidak pernah kehabisan tenaga. Ia sibuk berpindah dari tempat duduk di sebelahku, lalu memanjat di sebelah Alfred, dan naik ke pangkuan Mike. Entah apa yang membuatnya begitu aktif dalam acara makan malam kali ini. Lonna hanya melirik mereka dengan cemas karena gagal menangkap Arthur dan membiarkannya mengacau Mike yang sedang makan. Si kecil Arthur memajukan bibirnya tanda merajuk. “Turun!” perintah Alfred dengan suara lebih dalam. Aku jadi ingat suara mendiang ayahku yang dulu sering memarahi aku dan Rhez yang sering berbuat nakal. Suara berat penuh kuasa itu membuat kami tak

