Di hadapan lelaki itu saat ini, berdiri seorang gadis cantik berbalut dress biru selutut dengan lengan Payet manik-manik yang terlihat menyala. Dalam hati, Gemilang terus memuja kecantikan Gia. Tuhan seakan tengah tersenyum dan penuh hati-hati saat menciptakan gadis ini. Rambut panjangnya dibiarkan tergerai dengan sedikit bergelombang, ada hiasan daun meliuk berwarna silver di bagian atas telinga. Ah, dan jangan lupakan pula sepasang flatshoes yang membuat penampilannya terkesan sederhana namun tetap mewah dan mahal. "Halo, Kak Gemilang ada dimana?" Ucap Gia seraya melambaikan tangan serta memiringkan kepala. Sepersekian detik kemudian lelaki tersebut tersadar. Namun, belum sempat ia menjawab, Gia sudah terlebih dahulu dipanggil oleh seorang staf restoran yang berada di ambang pintu.

