Fasya

1629 Kata

Dengan cepat Gemilang berbalik ke belakang. Ke arah dimana ia berjalan tadi. Di sana, sekitar 10 meter darinya, berdiri seorang wanita berambut panjang kecoklatan, lengkap dengan satu koper serta tas selempang tengah tersenyum lebar. Mata Gemilang berbinar, seulas senyuman kini juga berubah menjadi lebih lebar. Tanpa basa-basi, lelaki itu langsung berlari ke arah si wanita, memeluknya dengan erat hingga berputar beberapa kali. "Arca, udah! Aku nggak bisa nafas, nih!" Pekik wanita tersebut seraya menepuk-nepuk pundak Gemilang. Pada akhirnya Gemilang melepaskan pelukan itu. Masih menatap perempuan cantik di hadapannya tanpa berkedip. Sudah sekitar 7 tahun mereka tak bertatap muka, ia benar-benar merindukannya. "Kamu kok bisa sampai sini, Fasya?" Namanya adalah Fasya. Anak dari seorang p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN