60 Hari Pertunangan Yang Tidak Dinanti

1663 Kata

Tangan lentik nan lihai dari seorang penata rias tengah menyapukan perona wajah di kedua tulang pipi Anya. Dengan telaten dan cekatan merapikan bagian lainnya. Lalu I mengambil kuas bibir dan pewarna bibir yang makin menonjolkan pesona Anya. Kecantikan Anya telah naik beberapa kali lipat dari biasanya. Sang penata rias memutar bangku Anya menghadap cermin yang ada di kiri mereka. Kini dia dapat melihat pantulan dirinya dari sana. Anya seperti tengah melihat orang lain. Ada kesan tegas dari riasan tersebut, dibalut Dungan kelembutan dan pesona nan memikat. Kebaya yang membalut tubuh Anya melengkapi seluruh daya tariknya hari ini. Tangan sang penata rias merapikan rambut bagian kiri Anya lalu tersenyum dari pantulan kaca. “Riasannya sudah oke, ya?” Penata rias melihat ke arah jam dan kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN