59 Pertemuan Dua Keluarga

2028 Kata

Bima diam menatap layar ponselnya yang sudah gelap. Dia masih berdiri di ruang tengah apartemennya dan melihat jam di dinding. Pukul sepuluh malam. Bukan waktu yang pantas untuk bertamu ke rumah orang. Satu-satunya yang terpikir olehnya hanya pasti ada masalah. Diambilnya mantel yang tersampir di lengan kursi dan Bima turun ke tempat parkiran. Dua puluh lima menit dalam kondisi malam yang tidak terlalu padat lalu lintas lama perjalanan menuju rumah Anya. Namun, Bima perlu memastikan seberapa gawat masalah yang tengah dihadapi keluarga gadis itu. Panggilan teleponnya tidak diangkat. Baik Anya atau pun Tante Shinta. Alis Bima mengernyit sesaat sebelum memutuskan menyentak terbuka pintu mobilnya dan melaju ke rumah yang sebenarnya tidak diminatinya untuk singgah malam-malam. Hanya butuh du

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN