57 Target Mantu Baru

2137 Kata

Jari-jari tangan menari lincah di layar ponsel, membalas pesan dari laki-laki yang belum lama bertemu kembali. Senyum cerah menghiasi bibir dan mengisi rongga pipi Anya dengan cemerlang. Aura kebahagiaan terpancar beberapa hari belakangan dari wajah Anya. Saling menyapa dan bertukar kabar melalui aplikasi pesan singkat bersama mantan kakak kelas menjadi salah satu rutinitas barunya. Anya semakin positif kalau rencana untuk membatalkan pertunangan antara dirinya dan Bima akan berhasil. Terlebih, respons baik yang diberikan oleh Zain seolah memberi jalan mulus pada Anya. Bahkan, jika nanti hubungan antara Anya dan Zain jauh lebih serius, setelah batalnya pertunangannya dengan Bima, dia sama sekali tidak merasa keberatan. Namun, suara Bima yang berisi kalimat peringatan beberapa kali semp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN