52 Pertengkaran Bucin

2580 Kata

“Kalian berdua ngapain?” Suara Bella masih memenuhi penjuru ruangan. Gendang telinga Anya berdengung, sedangkan matanya terasa perih karena Bella memelototinya. “Bella ... Sayang, ini nggak seperti yang kamu pikirkan, kok.”Alden berusaha menjelaskan. Beberapa kali laki-laki itu meraih tangan Bella, tapi ditepis dengan cepat. Bahkan Bella sampai mengibas-ngibas tangan agar Alden menjauh darinya. Kiamat tiba! Bella tidak main-main dengan tatapannya. “Nya, bantu aku jelasin ke Bella dong. Jangan diem aja!” Sempat terpikir untuk membantu Alden, tapi langkah Anya terhenti. Dia memilih bertingkah acuh tak acuh. Anggap saja, ini bayaran Alden karena sudah menjerumuskannya ke jurang buaya. “Kamu sudah meluk-meluk pacar orang, masih bisa senyum-senyum! Gatel banget, ya jadi perempuan!” T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN