23. Barter ala Elard

2164 Kata

Di sepanjang koridor kelas yang dipenuhi para siswa. Anin berjalan lunglai sembari memperbaiki letak tas punggungnya beberapa kali. Bel penanda waktu pulang sudah menjerit beberapa menit yang lalu. Terdengar merdu di pendengaran para siswa yang tampak bersuka cita. Tanpa membuang waktu, mereka bergegas membereskan buku dan peralatan menulis yang berserak di atas meja. Sebelum kemudian beranjak dari tempat duduk masing-masing. Memberi salam pada sang Guru, sampai akhirnya melangkah keluar dari kelas dengan hati gembira. Terkecuali, Anin. Yang suasana hatinya tetap saja memburuk dari kemarin. Oh, sempat pulih sejenak, dengan degupan asing yang membuat wajahnya memanas, saat tak sengaja terlibat dengan Gavin dan membantu cowok itu. Tak hanya mengantar ke UKS dan membantu mengobati. Anin ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN