53. Pertarungan Dengan Ancaman

1375 Kata

Elard tak gentar. Mudah untuknya menghabisi para cecunguk yang sudah berani mengusiknya. Tapi, dia harus bermain hati-hati. Karena mereka menjadikan Anin sebagai sandera. Sialan! Bagaimana bisa mereka mendapatkan gadis itu? "Lo bakal abis malam ini. Semua kesombongan yang selalu lo agungkan dan memuakkan, bakal gue lenyapkan." "Ck! Lo banyak bacot! Buruan, gue udah ngantuk." Sela Elard dengan tangan terkepal menutup mulutnya yang menguap. Melihat pengabaian yang Elard lakukan atas ancamannya memantik kemarahan Alex.  Brengsek!  Alex benar-benar merasa terhina. Dia tengah mengintimidasi Elard. Alih-alih ketakutan, cowok sialan itu justru merasa ngantuk mendengar ancamannya. Dengan rahang mengetat hingga terdengar suara gigi yang bergemeletuk. Alex berbicara dengan suara mendesis berb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN