110. Kekacauan

2239 Kata

Mengela napas panjang, Nara menatap meja yang di isi penuh deretan makanan yang sudah dibuat. Sayangnya, sosok yang seharusnya menyantap makanan tersebut tak kunjung menampakkan batang hidungnya meski sudah lewat jam makan siang. Ini ... Bukan kali pertama Elard menghilang di jam-jam Nara sudah menyiapkan makanan. Tak hanya makan siang, tapi juga makan malam. Sekadar sarapan yang Nara siapkan, berhasil disentuh Elard. Mengetuk-ngetuk kuku jari telunjuknya di atas meja. Nara memutuskan membereskan semua makanan yang sudah mendingin karena terabaikan nyaris satu dua lamanya. *** Sementara itu, di tempat lain, Elard tengah menyuap makanan hingga pipinya menggembung lucu, meski tatapannya tak lepas dari sosok yang mengenakan seragam pelayan, tengah sibuk bergerak ke sana-kemari untuk meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN