Astaga ... Jika saja tak menjaga image, Fany pasti sudah melempar makian, pada fotografernya yang memberikan ide gi-la semacam ini! Oh, ayolah, dari banyaknya pria yang bisa menjadi pengganti partnernya. Kenapa harus seorang Farel? Yang jalan saja kaku, seperti robot rusak. Dan sekarang, di suruh bergaya di depan kamera?! Hah! Ini sama saja seperti uji nyali yang sesungguhnya. Fany benar-benar menantikan, saat di mana sang pemberi ide gi-la ini mendapat masalah besar. Siapa yang akan mau membayar untuk membeli majalah berisi orang aneh seperti asisten penggantinya itu?! Ini semua gara-gara si Anin juga. Kenapa bocah itu harus amnesia segala?! Jadi dia yang kesusahan karena harus mendapat pengganti semacam Farel! Mbak Saras juga, sulit sekali menyetujui keinginannya untuk mengganti si c

