114. Berakhir

1314 Kata

"Ayo masuk, jangan sungkan." Melihat Gavin yang mematung di ambang pintu apartemennya, Fany meraih tangan pria itu, membimbingnya untuk ikut masuk bersamanya. "S—sebaiknya, aku kembali ke kantor. Nggak ada hal yang kamu butuhkan lagi kan?" Memerhatikan Fany yang melepas high heelsnya sembarang, Gavin berusaha membujuk gadis itu. Sejujurnya, ia merasa sedikit tidak nyaman berada di apartemen Fany, terlebih hanya berdua. Selama ini, Gavin sebatas mengantarkan sampai depan pintu. "Nanggung Gav, bentar lagi juga makan siang. Udah, balik ke kantornya nanti aja abis makan siang di sini. Kita nanti delivery aja biar nggak ribet keluar cari-cari tempat makan yang pasti padat." Tak mengindahkan Gavin yang berniat pergi, Fany kembali meraih tangan pria itu yang akhirnya pasrah mengikutinya.  "Dud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN