Sembari menata baju milik Elard di lemari. Sesekali Nara mencuri pandang kearah Elard dan teman-temannya. Juga ... Gadis yang baru ia ketahui bernama Anin. Sosok yang sepertinya cukup istimewa untuk para pria itu. Terlebih, Elard. Yang tak pudar menyunggingkan senyuman, bahkan sesekali terkekeh saat teman-temannya melempar lelucon. Sebuah pemandangan yang cukup langka tertangkap penglihatan Nara, apalagi jika mereka hanya berdua. Karena Elard lebih sering memelotot, atau menahan jengkel saat berbicara dengannya. "Na, sini, ikut makan." Panggilan Panca membuat Nara berkedip-kedip. Berdeham canggung, ia beri senyuman sungkan. "Nanti saja, Mas." Mereka memang tengah sibuk makan pizza dan beberapa makanan lainnya. Hal yang sebenarnya membuat Nara kebingungan. Karena ruang rawat Elard, beru

