Tepat dua minggu setelahnya, Joanna kembali ke pusat kota untuk mengambil gaunnya di toko kecil itu. Ia sudah tidak bisa tidur semalaman membayangkan seberapa indah gaun barunya “Aku akan memakai gaun itu di pesta ulang tahunmu nanti malam, Oberon ,” ujar Joanna dengan berisik. “Kenapa lama sekali?” gadis itu menengok keluar jendela untuk melihat apakah perjalanan mereka masih jauh. Entah kenapa perjalanan singkat dari Istana ke pusat kota itu terasa sangat lama hari ini. “Kau bisa jatuh Joanna. Duduk dengan tenang di kursimu. Sebentar lagi kita akan sampai,” gertak Oberon lirih karena takut gadis itu akan terjungkal ke luar mengingat kereta kuda yang mereka tumpangi melaju dengan cukup kencang Persis seperti yang dikatakan Oberon. Beberapa saat kemudia kereta kuda yang mereka tum

