“Morning!” Joanna bangun dari tidurnya dan melayangkan morning kissnya ke bibir tebal Oberon yang tengah memandang tajam padanya. “Morning? Siapa lagi itu? Setelah si New York. Sekarang kau menyebut nama si Morning?” Abigail terkekeh mendengar omelan Oberon di pagi hari. “New York itu nama kota. Dan morning adalah bahasa asing yang berarti selamat pagi,” jelas Joanna dengan senyum manis di wajahnya. “New York dan Morning itu bukan manusia, Oberon!” Mata pria itu membulat dan mulutnya membentuk huruf ‘O’ “Kau sudah bangun dari tadi? Tumben sekali,” Joanna mencubit pipi Oberon dan memainkan bibir tebal pria itu. “Hmm?” “Aku tidak tidur sejak semalam. Tidak bisa tidur lebih tepatnya.” Malam itu Oberon habiskan untuk memandangi paras cantik Joanna yang tertidur lelap di sampingnya “K

