Di hari libur, tanggal merah. Biasanya Krystal bangun lebih lama dari biasanya. Seperti pagi ini, dia baru turun dari ranjangnya saat jarum jam menunjukkan angka sembilan. Usai merapikan ranjangnya, tidak lupa menyapunya dari debu dan sampah-sampah, gadis itu pun mematut wajahnya di kaca sambil merapikan rambutnya yang berantakan. Sesampainya di lantai bawah, Krystal tak melihat keberadaan ibunya. Mungkin masih bergelut di ranjangnya, karena dia baru pulang saat subuh. Sehingga hari ini ibu bebas dari tuntutan dari kantor. Krystal mengecek meja makan, di sana sudah tertata berbagai macam makanan yang telah dihidangkan oleh asisten rumah ini. Namun, Krystal memilih mengambil roti lapis lalu mengolesinya coklat padat dan memakannya bersama coklat hangat. Hari libur yang menyenangkan. Kry

