Lambaian tangan Savina dan tatapan perpisahan bertahun-tahun silam masih dapat ia saksikan. Hari di mana gadis yang dipuja melepas waktu kebersamaan di Indonesia. Demi memenuhi permintaan kedua orangtua untuk sekolah di Finlandia, ikut kakak yang menjadi guru di negara itu, karenanya Savina terpaksa meninggalkan Darel. Ia tidak punya pilihan saat melihat ibunya mengemis kalimat iya. Savina tidak meluluskan SMA di negara kelahiran. Ia merantau sampai sarjana. Selama ini Savina jarang menghubungi jika Darel tidak memulai interaksi dengan berkirim surat elektronik. Setelah melepas tatapan dengan Savina di bandara, Darel pulang ke rumah, detik itulah ia melihat Mama terkapar berlumuran darah dengan kesadaran raib dicuri malaikat maut. Tak heran meski pernah dekat, tapi suasana atmosfer ru

