CHRISEON Mom benar-benar membuat posisiku sulit. Hatiku ingin menolak permintaan Mom serta Dad yang menjodohkanku, tapi otakku berkata lain. Aku begitu menyangi Mom, karena dia Mom dan aku sama sekali tidak ingin membuatnya sedih hanya dengan menolak permintaan beliau. Bertemu saja kan? Lalu selesai? Tapi apa yang harus aku katakan kepada Rysta? Berkata hal yang tidak membohonginya, tapi juga tidak melukai hatinya. Sudah cukup aku hampir meninggalkan Rysta demi wanita masa kecilku, walaupun pada akhirnya wanita yang kucari adalah Rysta sendiri. Sekali pernah hampir memilih wanita lain, aku tidak ingin melakukan hal yang sama, sayangnya aku tidak bisa. Perjalanan dari ruang kerja Dad menuju ke kamar terasa sangat amat panjang, bahkan aku tidak ingat sudah berapa kali aku menghela napas.

