Nyidam

1121 Kata

Sesampainya di rumah, Satya langsung menciumi tubuh istrinya. Entah kenapa, Chaca merasa risih dan tak ingin di sentuh Satya. Tapi dia tidak bisa menolak, namun pada akhirnya. Hoek... Hoek... Satya melepas pelukannya pada Chaca, dia pun segera membantu istrinya di kamar mandi. “Kamu tidak apa-apa, sayang?” Tanya Satya. “Aku mual sekali tiba-tiba. Pengen muntah, mungkin kamu mandi dulu saja sana. Kamu bau!” Kata Chaca aneh. Tanpa pikir panja, Satya langsung mandi dan Chaca pergi ke kamar dan merilekskan diri. Satya sudah ingin menjamah istrinya pun mandi dengan segera. Namun, istrinya malah tidur. Gemas, Satya tak lagi bisa menahannya. Satya langsung menciumi pipi istrinya. Pada saat ini Chaca yang tertidur pulas akhirnya kebangun juga. Dia merasa mual, dan kembali muntah. Hoek...

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN