Terus berada di dekat Satya adalah kebahagiaan Chaca. Tepi, tidak munafik jika dia juga merasa sedih dalam waktu yang bersamaan. Sudah seminggu semenjak Chaca di usir dari perusahaannya sendiri. Satya selalu ada di dekat Chaca. Bahkan Satya juga bekerja dari rumah, demi Chaca. “Andra sudah membereskan masalah ini. Dan sekarang tengah berada di luar negeri untuk mengurus masalah perusahaan milik mertuamu juga.” Zein memberi kabar gembira pada Chaca dan Satya. Di tengah pembahasan masalah perusahaan Chaca. Terdengar pintu di buka dengan kasar, bisa di bilang jika pintu itu di tendang. “Kenapa tidak ada yang memberiku kabar masalah kalian!!” Delina datang penuh emosi. “Lin sabar dulu. Aku bukan tidak mau mengabarimu masalah ini. Tapi ini masalah keluargaku...” “Aku bukan keluargamu?

