Hari sudah semakin malam. Rindu tidak mau lepas dari Syifa. Syifa izin untuk shalat saja Rindu sudah mencarinya. Rindu selalu ingin dekat terus dengan Syifa. "Bunda." Lirih Rindu lemah. Padahal matanya terpejam. Syifa pun lebih mendekatkan diri kepada Rindu. "Iya sayang kenapa?" Panasnya sudah mulai turun. Dielusnya kepala Rindu dengan sayang. Seakan akan Rindu ini anak kandung nya yang paling dia sayang. "Bunda disini, tidur lagi ya sayang. Bunda nggak akan kemana mana." Ucap Syifa. Rindu terus memeluk Syifa dengan erat. Sangat erat. Seperti tidak ingin jauh dari Syifa. Memang tidak ingin jauh bukan? Dibalik pintu, Althaf dan Bunda Raina melihat itu semua. Bunda Rania mengembangkan senyumnya, dia sedang bahagia sekarang. "Al, Bunda mau ngomong." "Ngomong aja Bun." Ucap Althaf.

