Dua Puluh Lima

684 Kata

Suara yang selama ini Jake kenali sebagai milik suara sahabatnya Jay memanggilnya. "Hey." Jake spontan menoleh dan menghentikan langkah, menatap Yaj dengan perasaan rumit. Jake diam menunggu Yaj kembali membuka suara, sementara Yik dan Yok terus berjalan, tampaknya destinasi mereka sudah dekat. Alih-alih mengatakan sesuatu, Yaj cuma melambaikan telapak tangannya di depan wajah Jake, ada embusan angin lembut yang menerpa Jake selama beberapa saat. "Ini lebih baik." Jake mengangkat kedua alisnya atas perkataan enteng itu. "Apa maksudmu." Yaj mengedikkan bahunya tak peduli. "Aku menggunakan sihir pengganti rupa padamu." Bola mata Jake kontan memelotot. Yaj terus melanjutkan tanpa memedulikan reaksi Jake. "Hanya warna bola matamu yang kuubah menjadi hitam seperti sebelumnya. Akan sulit kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN