Bab 87

2032 Kata

"Assalamualaikum," pamit Karu beranjak pergi. "Waaalaikumsalam," jawab Shella dan Riza bersamaan. "Dek, nanti kalau kamu jadi ketemuan sama Mounara, kamu jelasin. Apa alasan kamu pergi sama Non Karu ya? Jangan sampai Non Mounara salah paham," tegur Shella padanya. "Iya Kak, lagipula Mounara tau kok. Kalau antara Riza sama Bu Karu itu emang gak ada apa-apa," jawab Riza menggeleng kecil mengangkat kedua alisnya. "Eemang, tapi kan Kakak perlu ngingetin lagi ke kamu, ya?" jawab Shella tersenyum padanya. "Iya Kak, makasih ya," jawab Riza tersenyum lembut membalasnya. "Iya," kata Shella. Ia lalu melangkah pergi membereskan kembali warungnya. Riza terdiam dan memikirkan semua itu seraya menengok ke belakang lalu membuang nafasnya tenang. **** Suasana kota di malam hari sangatlah indah. J

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN